JAKARTA (Suara Karya): Maskapai penerbangaan swasta nasional Sriwijaya Air mengganti 12 unit pesawat Boeing B737-200 yang sudah uzur dengan Boeing 737-500 dengan investasi 84 juta dolar AS. Proses penggantian sudah dilakukan mulai April hingga Desember 2011.
Direktur Niaga Sriwijaya Air Toto Nurstayo mengatakan, peremajaan armada merupakan tuntutan dalam peningkatan pelayanan untuk pelanggan. Dengan ini, dalam lima tahun ke depan, Sriwijaya diharapkan bisa bersaing dengan maskapai nasional dan bahka internasional, terutama seiring dilaksanakannya liberalisasi penerbangan (open sky) di ASEAN. Peremajaan armada ini juga menjadi bagian dari upaya menguasai pasar daalam negeri yang tumbuha 20 persen per tahun.


